h1

Say Jail or Death to Drugs

November 19, 2007

Belum lama ini kita mendengar tentang tertangkapnya para selebritis akibat mengkonsumsi narkoba. Masih ingat tertangkapnya pelawak gogon karena pake shabu-shabu, fariz rm akibat gele/cimenk, dan yang teranyar ini tertangkapnya lagi roy marten akibat masalah yang sama, shabu-shabu. Diluar kasus itu entah berapa banyak lagi yang jadi budak narkoba. Selama ini kita mengenal jargon Say No to Drugs!, tanpa banyak mengetahui dengan benar apa itu narkoba, apa efek yang ditimbulkannya, apa akibatnya apabila kita mengkonsumsi narkoba, bagaimana cara penyebarannya dll. Kebanyakan kita hanya mengetahui itu semua dari teman2 kita yang parahnya adalah pengguna yang mengajak kita untuk menggunakan bersama-sama karena yang diceritakan hanya yang efek enak2nya saja jika kita mencoba memakai narkoba.
Lalu apa yang kita bisa lakukan untuk mencegah atau meminimalkan beredarnya zat perusak tersebut?
Sebelum menjawab hal tersebut ada baiknya kita mengetahui sekilas apa itu narkoba.

Jenis-jenis Narkoba

Saat ini jenis narkoba semakin banyak. Diantaranya yang paling sering digunakana adalah ganja, heroin atau putau dan kokain. Sedang obat berbahaya yang sering digunakan adalah sabu, ecstasy dan pil koplo. Obat-obatan ini bisa menyebabkan orang menjadi kecanduan atau ketagihan sampai membuat kesadaran orang hilang.

Mengapa orang memakai narkoba ?

Banyak alasan yang sering dilontarkan seorang pecandu, mengapa ia memakai narkoba, diantaranya :
1. Awalnya iseng dan untuk mencoba-coba (ini biasanya terjadi pada saat-saat smp-sma).
Sama seperti halnya dengan mencoba-coba rokok.
2. Ditawari teman tongkrongan dan tidak bisa menolak karena takut, segan atau
dibilang ngak jantan *ayam nkali..*.
3. Kapan lagi dapet barang gratisan (biasanya awalnya kita memang di kasih gratis sama
bandar, tester katanya, nanti pas sudah nagih baru di kutip bayaran)
4. Ingin lari dari masalah (ada masalah kok lari..dihadepin bung!! itu baru namanya jantan)
Orang yang punya masalah, merasa dirinya tidak sebaik orang lain. Perasaan itu membuat hidupnya jadi tidak menyenangkan. Kemudian ia memakai narkoba dengan tujuan untuk melupakan masalah. Dengan memakai narkoba, ia mengira masalahnya akan hilang. Padahal, begitu dia sadar masalah itu masih ada dan harus dihadapi, sementara sebagian tubuh kita sudah terkena dampak buruk narkoba. Permasalahan klasik yang akan dihadapi oleh pengedar, pengguna dan pembuat narkoba hanyalah 2, Penjara atau Mati !!!
Mungkin jargon ini perlu ditambahkan lagi dalam kosakata larangan per-narkoba-an. Sangat sedikit sekali pengguna yang sudah sampai pada taraf kencanduan bisa bebas dari jeratan narkoba, sedangkan jutaan yang lainnya bernasip apes death akibat OD atau di dor polisi dan yang paling ringan dimasukin hotel prodeo karena ke ‘gep’ polisi.

Ayo kita kampanyekan jargon “Jail or Death to Drugs

Iklan

2 komentar

  1. 😀
    *nunggu ada yang komen “Money or Girl to Drugs.. *

    hihihi..


  2. bikin postingannya aja tik, pasti nanti saya kasih komen deh

    *hhmm maksudnya apa ya…*



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: